ANALISIS SISTEM MANAJEMEN K3 PADA
BAGIAN PRODUKSI PT. IKI MAKASSAR
NAMA : M.Ansyar.Bora
STAMBUK : 05 021 014 004
PROGRAM STUDY : Teknik Industri
FAKULTAS-UNIV. : Teknik – UNIV. ISLAM MAKASSAR
Pembimbing Utama : Ir.Larisang,MT
Co. Pembimbing : Ir. Ahmad Hanafie,MT
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kesehatan dan keselamatan kerja K3 nasional sebenarnya telah memiliki payung hukum yang jelas untuk diimplimentasikan pada berbagai sektor usaha atau tempat kerja.ini menunjukkan kemauan politik dan keberpihakan pemerintah dalam memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja sebagai amanah dari UUD 1945 dan filosofi pembangunan nasional.
Pemerintah menyadari, dalam era globalisasi dan era perdagangan bebas yang ditandai persaingan ketat dalam seluruh aspek kehidupan, implementasi K3 sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas SDM pekerja merupakan langkah yang sangat strategis untuk mengantisipasi trend perubahan yang terus-menerus berkembang, terutama untuk merespon tuntutan global yang mengaitkan isu hak asasi manusia (HAM) dengan produk yang dihasilkan oleh suatu negara.salah satu indikator pelaksanaan HAM di tempat kerja/sektor usaha adalah pelaksanaan program K3 yang sesuai standar internasional. (Kondarus, 2006)
Kesehatan dan Keselamatan Kerja adalah suatu sistem pengujian terhadap kegiatan operasi yang dilakukan secara kritis dan sistematis untuk menentukan kelemahan unsur sistem (manusia, sarana lingkungan dan perangkat lunak) sehingga dapat dilakukan langkah perbaikan sebelum timbul kecelakaan/kerugian (Hendarto, 2000).
Dari tahun 2002 hingga 2005 di Indonesia terjadi 78.000 kasus kecelakaan kerja, 5.000 orang di antaranya meninggal dunia. Data yang diumumkan SubDirektorat Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Depnakertrans itu tidak terlalu mengejutkan banyak orang. Aplikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3) di Indonesia memang sangat buruk. Di kawasan ASEAN saja, Indonesia masih kalah dari Vietnam.
Pada PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar menjelaskan mengenai kecelakaan kerja yang terjadi dapat diketahui bahwa kecelakaan akibat kerja pada tahun 2004 sebanyak 3 orang, selanjutnya pada tahun 2005 sebanyak 1 orang, selanjutnya tahun 2006 sebanyak 5 orang, pada tahun 2007 sebanyak 3 orang dan pada tahun 2008 sebanyak 2 orang. (Data sekunder PT IKI).
Dengan adanya permasalahan diatas, peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian pada PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar dangan judul penelitian :
“Analisis Sistem Manajemen K3 Pada Bagian Produksi PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar”
B. Rumusan Masalah
Dari uraian yang telah dikemukakan dalam latar belakang masalah maka dirumuskan permasalahan sebagai berikut :
“Bagaimana Sistem Manajemen Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) dan tingkat efektifitasnya Di Bagian Produksi PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar ?”.
C. Tujuan Penelitian
Sesuai dengan judul dan permasalahan yang telah dirumuskan dalam penelitian maka tujuan dari penelitian ini adalah :
Untuk mengetahui Sistem Manajemen Kesehatan Dan Keselamatan Kerja yang diterapkan dan tingkat efektifitas pelaksanaanya pada karyawan PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar
D. Manfaat Penelitian
Sebagai acuan di dalam melakukan pengendalian masalah kesehatan dan keselamatan kerja (k3) di dalam perusahaan khususnya di PT. IKI (Persero) Makassar.
E. Batasan Masalah
Dari rumusan masalah maka penelitian ini dibatasi hanya pada Sistem Manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang terjadi dibagian produksi PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

tugas Akhir yang sangat bagus
BalasHapus