Kamis, 05 Februari 2009

pemilihan MPM/BEM/HMPS FT-UIM

Selamat kepada saudara :
  1. Ketua MPM : Basrun hafidz
  2. Ketua BEM : Abd. Mardan
  3. Ketua HMPS Mesin : Irwan santana
  4. Ketua HMPS Industri : Hamzah
  5. Ketua HMPS Elektro : IsraKasih. R
  6. Ketua HMPS Informatika :M. Fajrin Bakti
atas terpilihnya sebagai pengurus lembaga Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar periode 2009/2010, Semoga saudara dapat membawa teknik lebih maju kedepannya.

Senin, 02 Februari 2009

ANALISA WAKTU KERJA UNTUK MENENTUKAN JUMLAH TENAGA YANG DI BUTUHKAN PADA PENGERJAAN PADA BLOCK I KM MINA JAYA DI PT. IKI ( PERSERO ) MAKASSAR

ANALISA WAKTU KERJA UNTUK MENENTUKAN JUMLAH TENAGA YANG DI BUTUHKAN PADA PENGERJAAN PADA BLOCK I KM MINA JAYA DI PT. IKI ( PERSERO ) MAKASSAR

ANWAR MADE
STB.05.021.014.002
PEMBIMBING UTAMA: IR. LARISANG,MT
CO. PEMBIMBING: HASLINDAH,ST

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Kesuksesan dari suatu industri kapal dapat dilihat dari kemanpuan dalam menyelesaikan sebuah kapal dengan kwalitas dengan mutu standar yang telah ditetapkan serta kecepaatan waktu dalam penyerahan ( delivery ). Kedua faktor ini sangat penting agar dapat bersaing dalam pangsa pasar dalam duania perkapalan.
Resuerce dan dana yang tersedia terdiri dari materi, tenaga kerja, fasilitas dan proses produksi merupakan factor yang sangat signifikan turut mempengarui efisiensi dan produktifitas dalam pelaksanaan pembangunan maupun pekerjaan refarasi kapal.
Pekerjaan di suatu industri kapal baik pekerjaan pembangunan kapal baru maupun pekerjaan refarasi kapal selain tersedianya peralatan dan perlengkapan yang memadai, maka sumberdaya manusia berupa tenaga kerja yang handal juga sangat di perlukan analisa waktu kerja untuk menentukan jumlah tenaga yang di butuhkan pada bagian-bagian blok terutama pada Block I. KM Mina Jaya yang turut mempengarui proses tahan mutu dari hasil pekerjaan.
Setelah melihat pengerjaan di KM Mina Jaya Khususnya pada Blok I, waktu kerja dan jumlah tenaga kerja yang belum optimal. Maka peneliti merasa termotifasi untuk melakukan penelitian pada Block I KM Mina Jaya di PT. Industri Kapal Indonesia ( persero ) Makassar dengan judul :
“Analisa Waktu Kerja Untuk Menentukan Jumlah Tenaga yang Dibutuhkan Pada Pengerjaan KM. Mina Jaya pada Blok I di PT. Industri Kapal Indonesia ( persero ) Makassar”

1.2 Rumusan Masalah
Permasalahan dalam penelitian ini adalah :
- Bagaimana cara mengoftimalkan Waktu Kerja pada proses pengerjaan kapal pada Blok I KM. Mina Jaya di PT. Industri Kapal Indonesia,
- Bagaimana dapat memenuhi dan menentukan jumlah tenaga yang di butuhkan.

1.3 Tujuan Penelitian
Sesuai dengan judul dan permaslahan yang telah di rumuskan dalam penelitian maka tujuan dari penelitian adalah :
Melakukan perbaikan metode kerja untuk menentukan jumlah waktu dan tenaga yang di butuhkan dalam proses pengerjaan kapal dengan mempergunakan ilmu teknik Tata Cara Kerja yang berkaitan dengan ilmu peta-peta kerja


1.4 Manfaat Penelitian
Sebagai acuan di dalam menentukan jumlah waktu dan tenaga yang di butuhkan dalam proses pengerjaan kapal KM. Mina Jaya khususnya pada blok I.
1.5 Batasan Masalah
Dari rumusan masalah maka penelitian ini di batasi hanya pada Block I KM. Mina Jaya di PT. Industri Kapal Indonesia,

ANALISA SISTEM MANAJEMEN K3 PADA BAGIAN PRODUKSI PT.IKI MAKASSAR

ANALISIS SISTEM MANAJEMEN K3 PADA
BAGIAN PRODUKSI PT. IKI MAKASSAR


NAMA : M.Ansyar.Bora
STAMBUK : 05 021 014 004
PROGRAM STUDY : Teknik Industri
FAKULTAS-UNIV. : Teknik – UNIV. ISLAM MAKASSAR

Pembimbing Utama : Ir.Larisang,MT
Co. Pembimbing : Ir. Ahmad Hanafie,MT


PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Kesehatan dan keselamatan kerja K3 nasional sebenarnya telah memiliki payung hukum yang jelas untuk diimplimentasikan pada berbagai sektor usaha atau tempat kerja.ini menunjukkan kemauan politik dan keberpihakan pemerintah dalam memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja sebagai amanah dari UUD 1945 dan filosofi pembangunan nasional.
Pemerintah menyadari, dalam era globalisasi dan era perdagangan bebas yang ditandai persaingan ketat dalam seluruh aspek kehidupan, implementasi K3 sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas SDM pekerja merupakan langkah yang sangat strategis untuk mengantisipasi trend perubahan yang terus-menerus berkembang, terutama untuk merespon tuntutan global yang mengaitkan isu hak asasi manusia (HAM) dengan produk yang dihasilkan oleh suatu negara.salah satu indikator pelaksanaan HAM di tempat kerja/sektor usaha adalah pelaksanaan program K3 yang sesuai standar internasional. (Kondarus, 2006)
Kesehatan dan Keselamatan Kerja adalah suatu sistem pengujian terhadap kegiatan operasi yang dilakukan secara kritis dan sistematis untuk menentukan kelemahan unsur sistem (manusia, sarana lingkungan dan perangkat lunak) sehingga dapat dilakukan langkah perbaikan sebelum timbul kecelakaan/kerugian (Hendarto, 2000).
Dari tahun 2002 hingga 2005 di Indonesia terjadi 78.000 kasus kecelakaan kerja, 5.000 orang di antaranya meninggal dunia. Data yang diumumkan SubDirektorat Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Depnakertrans itu tidak terlalu mengejutkan banyak orang. Aplikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3) di Indonesia memang sangat buruk. Di kawasan ASEAN saja, Indonesia masih kalah dari Vietnam.
Pada PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar menjelaskan mengenai kecelakaan kerja yang terjadi dapat diketahui bahwa kecelakaan akibat kerja pada tahun 2004 sebanyak 3 orang, selanjutnya pada tahun 2005 sebanyak 1 orang, selanjutnya tahun 2006 sebanyak 5 orang, pada tahun 2007 sebanyak 3 orang dan pada tahun 2008 sebanyak 2 orang. (Data sekunder PT IKI).
Dengan adanya permasalahan diatas, peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian pada PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar dangan judul penelitian :
“Analisis Sistem Manajemen K3 Pada Bagian Produksi PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar”

B. Rumusan Masalah
Dari uraian yang telah dikemukakan dalam latar belakang masalah maka dirumuskan permasalahan sebagai berikut :
“Bagaimana Sistem Manajemen Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) dan tingkat efektifitasnya Di Bagian Produksi PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar ?”.

C. Tujuan Penelitian
Sesuai dengan judul dan permasalahan yang telah dirumuskan dalam penelitian maka tujuan dari penelitian ini adalah :
Untuk mengetahui Sistem Manajemen Kesehatan Dan Keselamatan Kerja yang diterapkan dan tingkat efektifitas pelaksanaanya pada karyawan PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar
D. Manfaat Penelitian
Sebagai acuan di dalam melakukan pengendalian masalah kesehatan dan keselamatan kerja (k3) di dalam perusahaan khususnya di PT. IKI (Persero) Makassar.

E. Batasan Masalah
Dari rumusan masalah maka penelitian ini dibatasi hanya pada Sistem Manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang terjadi dibagian produksi PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar.